Site icon Periksa Solusi Indonesia

Periksa Fakta Sianida di Film Dokumenter “Ice Cold”

Film dokumenter yang berjudul “Ice Cold: Murder, Coffee, and Jessica Wongso” yang dirilis di Netflix pada 28 September 2023 lalu sedang ramai diperbincangkan oleh banyak orang. Film ini mengangkat kembali kasus pembunuhan kopi sianida yang menewaskan Wayan Mirna Salihin pada tahun 2016. Yuk, cari tahu lebih lanjut tentang fakta-fakta sianida!

Sianida adalah senyawa kimia yang dikenal sebagai racun yang sangat berbahaya bagi manusia. Senyawa ini bersifat racun dan dapat menyebabkan kematian jika terpapar dalam jumlah yang cukup besar. Dilansir dari Times Indonesia, senyawa sianida terdiri dari unsur karbon (C) dan nitrogen (N). Sianida dapat ditemukan dalam berbagai bentuk, termasuk gas, cairan, dan padatan.

Terlepas dari reputasinya yang mengerikan, sianida sebenarnya dapat ditemukan dalam jumlah yang sangat kecil di beberapa makanan sehari-hari yang kita konsumsi loh. Dilansir dari laman Kumparan, ini dia beberapa jenis makanan yang mengandung zat sianida secara alami:

  1. Singkong 

Singkong manis memiliki kadar asam sianida lebih rendah dibanding singkong pahit (>50 mg/kg). Hindari singkong pahit dan olahan singkong dengan kadar HCN rendah untuk menghindari keracunan. Jangan konsumsi singkong yang terasa pahit atau berwarna biru.

  1. Kacang Almond

Almond pahit/liar mengandung sianida lebih dari 50 mg/kg, sehingga tidak aman untuk dikonsumsi. Almond manis hanya mengandung sianida 25.2 mg/kg, sehingga aman untuk dikonsumsi asalkan tidak dikonsumsi berlebihan, yaitu tidak lebih dari 3.5 kg dalam satu hari.

  1. Biji Apel

Biji apel mengandung zat amygdalin yang dapat melepaskan sianida jika dicerna. Namun, jumlah sianida yang dihasilkan tidak berbahaya jika tidak mengonsumsi terlalu banyak, yaitu tidak lebih dari 200 butir biji apel atau sekitar 20 buah apel dalam sehari.

Meskipun sianida terdapat dalam beberapa makanan sehari-hari, risiko keracunan sangat rendah jika makanan tersebut dikonsumsi dalam jumlah yang wajar dan diproses dengan benar. Perlu diingat, sianida dapat menyebabkan kematian jika dosisnya melebihi 50-200 mg (untuk jenis hidrogen sianida). 

Gejala Keracunan Sianida

Gejala keracunan sianida dapat muncul dalam hitungan menit setelah terpapar. Gejalanya meliputi:

  1. Kejang
  2. Sulit bernapas
  3. Hilang kesadaran
  4. Tekanan darah rendah
  5. Henti napas
  6. Denyut jantung lambat
  7. Henti jantung

Selain itu, Keracunan sianida juga bisa menyebabkan perubahan warna kulit menjadi kemerahan bahkan hingga menyebabkan kematian.

Namun, jika kamu memiliki kekhawatiran tentang konsumsi sianida dalam makanan sehari-hari atau memiliki gejala keracunan yang mencurigakan, segera hubungi profesional medis. Keamanan makanan tetap menjadi prioritas, dan pengetahuan tentang sianida dalam makanan dapat membantu kita membuat pilihan makanan yang lebih bijak dan sehat!

Untuk info-info menarik lain seputar kesehatan, ikuti media sosial periksa.id yuk!

Instagram: periksa.id

Facebook: periksa.id

LinkedIn: periksa.id

Youtube: Cerita Periksa

Exit mobile version